Iklan

5 comments so far

  1. masjito on

    Wah hanya ada satu kata “bakso dullah pancen mak nyuss”, aku jadi inget lagi dulu ketika pagi-2 brkt sekolah agak pagian dan melewati jalan samping rumah p dullah yg terdengar hanya suara dog-dag-dog-dag yang lumayan kenceng, itu dia karyawan p dullah sedang membantai daging sapi untuk bahan baksonya.

    Terakhir lebaran Idul Fitri yang lalu saya dan keluarga sempet mencoba lagi menikmati kelezatan bakso dullah, memang masih enak tp suasananya sdh gak enak lagi krn sempit dan puanasss sehingga badan keringetan semua. Gak tahu bener atau nggak konon ada yang tempatnya lebih luas didaerah lor pasar deket kali stail tp aku blm coba lihat juga.

    Yah yang jelas terima kasih atas terbitnya blog ini mudah-2an bisa jadi ajang kangen-kangenan klo ada sesama alumni sman purwoharjo yang nyasar kesini.

    Bravo …

  2. Anonim on

    halo mas, sman purwoharjo udah punya web di smanpurwoharjo.com. saya udah kunjungi tapi napa pengajarnya udah berubah semua.. hayuu semangat pa ketua alumni (he..he..) lebaran reuni..

  3. Olron Lan Badat on

    Sebenarnya bukan hanya bakso Pak Dullah yang melegenda di kalangan murid SMAN Purwoharjo,ada bebarapa tempat nongkrong yg sering jadi langganan mereka, mari kita ingat lagi !! Kalau kita mau ke sekolah setelah pasar Purwoharjo disitu ada warung pojok jalan ( asalnya dulu tempat cukur rambut ) yang punya namanya Bu Samiati yg jualan sate kambing plus gulenya,nasi pecel dll.Kalau pagi sering kulihat banyak siswa sarapan disitu mungkin rasanya enak dan harganya cukup nyangkut dikantong anak kost. Tempat yang lain adalah kantin disebelah sekolah kita yang aku sendiri ndak yakin apakah kita dulu mbayarnya sesuai dengan yg kita makan ( wong ngambil jajan lima tapi mbayarnya cuma empat… lha iya tho..??!!), biarpun kantin itu sederhana tapi banyak terjadi kasus “cinlok” disitu dan berlanjut dg komitment sehidup semati ( weleh…weleh …weleh )

    Ketiga tempat tersebut sejujurnya telah turut membentuk karakter dan kepribadian kita dan terasa membekas sampai saat ini.Aku yg lulus tahun 1988 yg lalu masih bisa merasakan getar-getar memory yg terkadang ingin membawaku kembali kesana ( kok jadi sentimentil ya..) hanya saja aku sekarang telah terbelenggu dg segala tetek mbengek rutinitas yang semakin kuat mengikat dan jadilah semuanya memory yg makin lama terasa makin indah.

  4. trae enak baksone aku lek tuku biasane imboh peng sepuloh ,,koncoku seng jenenge yogik arek corah jati,,sampek grobake di pangan,,heee,,salam neng ria kompor,riska berok,,selamat
    mencicipi mbaksoo…terserbut,,,danang bejat moko,,,i l;ove sman purwoharjo,,,ndeingi aku jane kate skolah mrono tapi danemku njeploookkk,,trae apesssss,

    • agustriyono92 on

      yo pancen uuenaak tenan sing jenenge bakso dullah/BAKSO KATHOK sapek saiki aq karo bojo n anakq isih seneng karo bakso kathok


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: